Friday, March 27, 2009

PERSAHABATAN YANG BAIK

Sesungguhnya ikatan akidah itu adalah sekuat-kuat ikatan. Sesungguhnya orang-orang yang hidup di bawah naungan cinta dan persaudaraan Islam, persaudaraan kepada Allah dan lillahi taala akan mendapat merasai dan menikmati satu kebahagiaan yang hakiki, kepuasan jiwa yang tidak terperi di mana ia tidak dapat dikecapi orang-orang yang menilai hidup dengan nilai-nilai keduniaan yang fana ini.
Sesungguhnya suasana ukhuwah atau semangat persaudaraan Ikhwanul Muslimin yang telah dinikmati oleh anggotanya adalah seumpama air dengan ikan. Sekira-nya ada di kalangan mereka yang menghadapi kesulitan, kelekaan, kelesuan, kealpaan atau mengikut pujukan syaitan tidak akan dibiarkan begitu sahaja supaya tidak hanyut dalam suasana sede-mikian yang terdedah kepada kehancuran dan kebinasaan.

Muslim yang mempunyai sahabat yang baik tidak akan mengajak atau membiarkan mereka melakukan kehancuran tetapi akan memberi peringatan, menolongnya melawan godaan syaitan dan nafsu. Ini merupakan suatu bekalan yang besar sepanjang jalinan persahabatan.
Sesungguhnya sahabat yang baik adalah orang yang sentiasa mengingatkan kita kepada keba-ikan.

Salah seorang Assalafuddin pernah berkata: “Laksanakanlah nasihat itu dengan cara apa pun iaitu dengan cara yang paling baik dan dan terimalah dengan apa cara yang baik. Sekiranya sahabat itu menegur kamu secara rahsia maka dia telah membaiki dan menghiasinya tetapi sekiranya dia menegur secara terang-terangan di hadapan khalayak ramai maka dia telah memalukan dan mengkhianati sahabatnya.


Persahabatan yang baik menambahkan lagi kebahagiaan yang dikecapinya kerana penglibatan saudara-saudaranya bersama-sama di dalam kegembiraan itu akan dapat meringankan kepenatan dan kesesuaian semasa ia ditimpa bahaya dan bencana. Ini merupa-kan pembantu dan bekalan sepanjang jalan. Allah SWT telah berfirman di dalam al-Quran yang bermaksud : “Tolong-menolonglah kamu dalam kebaikan dan taqwa dan ja-nganlah kamu bertolong-tolongan dalam dosa dan permusuhan

Thursday, March 26, 2009

Mengenali ujian Allah

Seluruh kehidupan ini adalah satu ujian sebagaimana firman Allah: “Dia-lah yang telah mentakdirkan adanya mati dan hidup (kamu) - untuk menguji keadaan kamu: siapakah di antara kamu yang lebih baik amalnya.” [Surah al-Mulk, ayat 2] Ujian itu tidak semestinya sesuatu yang buruk pada ukuran manusia, tetapi boleh jadi juga sesuatu yang baik lagi disenangi: “Dan Kami menguji kamu dengan kesusahan dan kesenangan sebagai fitnah. [Surah al-Ankabut, ayat 35]

Yang pentingnya, hendaklah kita melalui setiap ujian, sama ada baik atau buruk, mengikut garisan Islam. Jangan merasakan ujian itu hanya sesuatu yang buruk kerana: Boleh jadi kamu benci kepada sesuatu padahal ia baik bagi kamu, dan boleh jadi kamu suka kepada sesuatu padahal ia buruk bagi kamu. Dan (ingatlah), Allah jualah Yang mengetahui (semuanya itu), sedang kamu tidak mengetahuinya. [Surah al-Baqarah, ayat 216]

Wednesday, March 25, 2009

DOSA-DOSA BESAR

Mengikut imam Azzahabiyy dalam kitabnya "Al-Kabaair" beliau menghimpunkan jenis dosa-dosa besar sebanyak 70 perkara seperti berikut :

01 - Belajar ilmu dan sembunyi pengetahuan
02 - Bersaksi palsu
03 - Berjudi

04 - Bersumpah palsu dan bohong
05 - Berbohong
06 - Bergambar di baju- gambar ynag cukup sifat(bila sembahyang)
07 - Perempuan pelacur
08 - Berbuat buruk terhadap yang lemah
09 - Berdebat dan memusuhi
10 - Bersifat dayus
11 - Bercakap kasar dengan orang tua
12 - Dusta nama Allah dan rasulnya
13 - Derhaka pada suami
14 - Derhaka pada hamba Allah, anggap baik dirinya
15 - Hakim derhaka
16 - Homosek (seagama/sejenis)
17 - Mengurangi timbangan
18 - Lari seorang hamba dari tuannya
19 - Lelaki menyerupai wanita
20 - Lari dari medan perang di jalan Allah
21 - Membunuh manusia
22 - Membunuh diri sendiri
23 - Mengamalkan sihir
24 - Meninggalkan sembahyang lima waktu
25 - Meninggalkan sembahyang jumaat
26 - Menderhaka kepada kedua ibu bapa
27 - Memutuskan hubungan silaturrahim
28 - Melakukan zina
29 - Makan harta anak yatim secara tidak betul
30 - Makan dari kekayaan haram
31 - Memberi dan menerima rasuah
32 - Melabuhkan pakaian kerana berlagak sombong
33 - Makan riba
34 - Minum arak
www.familiazam.com
35 - Mencuri
36 - Merompak
37 - Melakukan kezaliman
38 - Melakukan pengkhianatan
39 - Menyebut-nyebut pemberian
40 - Mengingkari janji
41 - Memfitnah
42 - Mengutuk orang islam
43 - Merasa aman dari kemurkaan Allah
44 - Menipu harta rampasan
45 - Melampaui batas
46 - Menuduh zina terhadap orang baik
47 - Memakai emas dan sutera (bagi lelaki)
48 - Mempercayai nujum dan sihir
49 - Menjadi bapa sanggup
50 - Mencari kesalahan orang lain
51 - Menganggu orang lain
52 - Menganggu tetangga
53 - Menyakiti dan memaki orang islam
54 - Mengintip dan membuka rahsia orang
55 - Mencaci sahabat Nabi
56 - Mengurangi wasiat
57 - Mengingkari takdir
58 - Putus asa dari rahmat Allah
59 - Penipuan dan kezaliman terhadap rakyat
60 - Riak dan mempamerkan diri
61 - Syirikkan Allah dengan sesuatu yang lain
62 - Sombong serta angkuh
63 - Sembelih untuk selain Allah
64 - Tidak mengeluarkan zakat
65 - Tidak berpuasa di bulan ramadhan
66 - Tidak mengerjakan haji jikalau mampu
67 - Tidak istinjak selepas kencing
68 - Tidak mendengar cakap ibu bapa
69 - Tipu daya
70 - Wanita menyerupai lelaki